Iseng…inilah kata yang pas buat menggambarkan ide yang kreatif tapi berbau negatif. Ceritanya begini, doeloe kala saat teman saya masih “noroyono” (masih muda dan single..red), yah sekitar tahun 98 lah, temanku ini punya gebetan asli Sunda. Setelah melewati perjalanan panjang dan penuh dengan kerikil-kerikil tajam (aduh..sok puitis…) akhirnya terputuslah komunikasi diantara mereka. Singkat kata si mojang Priangan sudah berkeluarga, demikian juga temenku ini. Lama kelamaan timbul keisengan yang muncul.
Sebenarnya iseng yang ada ini masih terbilang wajar. Dengan teknologi internet yang luar biasa dan merambah hingga ke pelosok kampung, terbersitlah keinginan untuk mencari temen lama yang pernah singgah sementara di sudut kalbunya ( adduh….ggak..kuku…). Dia berselancar di dunia maya dan mencarinya hingga ujung dunia maya. Dengan bantuan Mbah Google dia tanya ke sana kemari baik dengan nama panggilan maupun nama aslinya. Sudah berbulan-bulan waktu yang telah dilaluinya untuk mencari jejak yang hilang itu. Akhirnya, jejak itu belum pernah ditemukan hingga kini. Entah sampai kapan jejak itu akan ditemukan kembali. Sedangkan, yang dia cari hanyalah sekedar jejak dia saja, bukanlah hal yang lebih dari itu.
Halah pak…. ngaku donk. Siapa sih temanmu yg punya gebetan org Sunda?!!!! Bukankah itu bapak sendiri! hahaha….
Gus, kamu jangan mengada-ada kayak kuwe..!! Ini serius…